Selasa, 25 November 2025 12:32 WIB - Dilihat: 62
Magelang – Seputarkalimantan.id
Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2025 yang digelar di Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah, pada 17–21 November 2025. Dalam kompetisi tersebut, UPR berhasil meraih tiga penghargaan dari berbagai kategori.
Tahun ini, KMI Expo mengusung tema “Karsa Lokal, Karya Nasional: Kewirausahaan Mahasiswa dalam Bingkai Budaya Nusantara” dan diikuti oleh 475 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi kewirausahaan mahasiswa terbesar dan paling kompetitif di tingkat nasional.
UPR menurunkan tiga tim yang sebelumnya lolos seleksi nasional, masing-masing:
1. Brownchips Bawang Dayak – inovasi olahan bawang dayak dan tepung ubi manggala khas Kalimantan Tengah.
Kategori: Makanan dan Minuman.
Ketua: Muhammad Rizky Prasetiyo.
2. Unjuk Buket – kreasi buket modern sebagai produk hadiah praktis dan elegan.
Kategori: Jasa, Pariwisata dan Perdagangan.
Ketua: Stephany BR Silalahi.
3. Parfum Roll On EDP Atsiri – parfum aromaterapi berbahan minyak atsiri kayu putih, serai wangi, gaharu, dan tanaman lokal.
Kategori: Manufaktur dan Teknologi Terapan.
Ketua: Ananda Halimah.
Kontingen UPR dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wijanarka, S.T., M.T.
Dalam kompetisi tersebut, UPR meraih tiga capaian sebagai berikut:
Pertama, Juara II pada kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan (Tahapan Awal) melalui produk Parfum Roll On EDP berbasis minyak atsiri. Inovasi ini dinilai memiliki manfaat untuk relaksasi dan kesehatan pernapasan serta berpotensi dikembangkan secara komersial.
Kedua, Juara II pada kategori Makanan dan Minuman (Tahapan Bertumbuh) melalui produk Brownchips Bawang Dayak. Produk ini dinilai unggul dari cita rasa, manfaat bahan lokal, hingga proses produksi yang memenuhi standar higienis.
Ketiga, Juara Harapan III Stand Terbaik. Stand UPR dinilai menonjol karena menampilkan identitas budaya Kalimantan Tengah dengan desain visual informatif dan penyampaian materi yang baik oleh mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wijanarka, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi berbasis potensi lokal Kalimantan Tengah mampu bersaing di tingkat nasional.
“Mahasiswa UPR telah menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi berbasis kekayaan lokal Kalimantan Tengah mampu bersaing secara nasional. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh tim dan berharap prestasi ini menjadi momentum penguatan ekosistem wirausaha mahasiswa UPR,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi dorongan bagi UPR untuk terus mencetak wirausahawan muda yang inovatif dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi Kalimantan Tengah dalam perkembangan kewirausahaan nasional.
(Red)