Senin, 1 Desember 2025 12:40 WIB - Dilihat: 55
Palangka Raya – Seputarkalimantan.id
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengingatkan warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Kahayan dan Rungan agar meningkatkan kewaspadaan. Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya intensitas hujan di wilayah hulu yang berpotensi memicu banjir kiriman.
Analis Kebencanaan BPBD Palangka Raya, Balap Sipet, mengatakan debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan mulai menunjukkan kenaikan. Meski masih dalam kategori aman, pola peningkatan ini menjadi sinyal awal yang perlu diperhatikan.
“Kenaikan debit air sebagian besar dipicu hujan sedang hingga lebat di wilayah hulu. Ini menjadi indikator potensi banjir kiriman,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
BPBD melakukan pemantauan di sejumlah titik, seperti Kelurahan Pahandut, Palangka, dan Bereng Bengkel. Hasil pengecekan menunjukkan adanya peningkatan debit sungai dan genangan ringan di beberapa titik jalan, meski belum berdampak signifikan pada aktivitas warga.
Selain monitoring lapangan, BPBD juga memperkuat koordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca harian. Informasi tersebut menjadi acuan penting dalam memperkirakan potensi kenaikan permukaan air beberapa hari ke depan.
Sebagai langkah pencegahan, warga diimbau memastikan kondisi rumah tetap aman, termasuk mengangkat barang elektronik dari lantai, memperhatikan aliran listrik, serta memastikan akses evakuasi tidak terhalang bila sewaktu-waktu terjadi genangan.
“Jika hujan di wilayah hulu meningkat tajam, Palangka Raya sangat mungkin menerima banjir kiriman. Karena itu masyarakat perlu tetap waspada,” kata Balap Sipet.
BPBD menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan edukasi kepada warga, pemantauan debit air, dan koordinasi lintas sektor, risiko dampak banjir diharapkan dapat diminimalkan.
“Kondisi masih terkendali, tapi kewaspadaan dini tetap penting,” tutupnya.
(Red)